Cara Mengatasi Keringat Berlebih
Umumnya penderita keringat berlebih berusia 25 hingga 64 tahun dan ada kecenderungan genetis. Namun meski begitu, keringat berlebih dapat menyerang segala usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa, pria, maupun wanita.

Cara Mengatasi Keringat Berlebih

By - On 16 August 2017 - Categories : Kesehatan

Bagaimana Cara Mengatasi Keringat Berlebih ? Keringat berlebih atau hiperhidrosis adalah suatu kondisi ketika tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat dari biasanya. Umumnya keringat berlebih terjadi di bagian tubuh seperti telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak. Keringat bisa disebabkan peningkatan sekresi kelenjar ekrin yang memiliki peran mengatur suhu tubuh, dan dikarenakan berbagai sebab.

Jika keringat berlebih terjadi di telapak tangan, maka kondisi tersebut dinamakan hiperhidrosis palmaris. Jika kondisi keringat berlebih terjadi di telapak kaki, maka kondisi tersebut dinamakan hiperhidrosis plantaris. Jika keringat berlebih terjadi di wajah dan kepala, maka kondisi tersebut dinamakan hiperhidrosis fasialis atau kraniofasialis. Sedangkan jika keringat berlebih terjadi di ketiak, maka kondisi tersebut dinamakan hiperhidrosis aksilaris.

Umumnya penderita keringat berlebih berusia 25 hingga 64 tahun dan ada kecenderungan genetis. Namun meski begitu, keringat berlebih dapat menyerang segala usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa, pria, maupun wanita.

Penyebab Keringat Berlebih

Keringat berlebih atau hiperhidrosis primer disebabkan oleh overaktivitas saraf simpatik atau kelenjar keringat, berlebihannya fungsi sistem saraf sudomotor sentral. Sedangkan keringat berlebih atau hiperhidrosis sekunder setidaknya memiliki 9 penyebab. Penyebab yang pertama adalah emosi, makanan yang pedas, dipicu oleh panas (untuk hiperhidrosis craniofacial).

Penyebab yang kedua adalah obat-obatan seperti amfetamin, aspirin, dan insulin. Penyebab yang ketiga adalah penyakit seperti limfoma, leukemia, castleman disease, dan renal cell carcinoma. Penyebab yang keempat adalah gangguan hormonal atau endokrin seperti diabetes melitus, hipoglikemia, menopause, akromegali, hipertiroidisme, gout, obesitas, dan tirotoksikosis.

Penyebab yang kelima adalah penyakit yang berhubungan dengan jantung dan paru-paru seperti gagal jantung atau infark miokard. Penyebab yang keenam adalah kecanduan alkohol. Penyebab yang ketujuh adalah biokimiawi seperti pestisida. Penyebab yang kedelapan adalah penyakit saraf seperti stroke, neuropati perifer, parkinson, dan keadaan setelah cedera tulang belakang. Penyakit yang kesembilan adalah infeksi seperti malaria, TBC, atau infectious endocarditis.

Gejala Keringat Berlebih

Setidaknya ada 7 Gejala keringat berlebih yang mudah untuk dicermati. Gejala yang pertama, keringat berlebih jelas terlihat di organ tubuh tertentu, seperti ketiak, telapak tangan, telapak kaki, atau lipatan paha. Gejala yang kedua, telapak tangan penderita hiperhidrosis cenderung berkeringat di lingkungan yang panas. Gejala yang ketiga, ketika tidur penderita tidak berkeringat.

Gejala yang keempat, kondisi keringat berlebih setidaknya terjadi satu kali dalam seminggu. Gejala yang kelima, keringat berlebih jarang menimbulkan bau jika terjadi di ketiak. Gejala yang keenam, wajah akan berkeringat setelah mengkonsumsi makanan atau minuman yang pedas. Gejala yang ketujuh, keringat berlebih biasanya pertama kali terjadi pada usia 25 tahun.

Cara Mengatasi Keringat Berlebih

Penderita bisa menggunakan antikolinergik yang efektif mengatasi hiperhidrosis fokal dan generalisata yang memiliki efek samping mulut kering. Selain itu masih ada sejumlah cara mengatasi keringat berlebih, diantaranya dengan mengurangi makanan yang memiliki kandungan stimulan, kafein, dan teobromin. Sebaiknya jangan menggunakan pakaian dari bahan nylon dan lycra. Memakai pakaian putih atau hitam, sehingga keringat tidak tampak jelas. Wajib mandi setiap hari, setelah mandi langsung keringkan badan dan kaki dengan menggunakan handuk bersih, penderita juga bisa menaburkan bedak jika dirasa perlu.

Gantilah sepatu dua hari sekali dan kaus kaki dua kali sehari jika keringat berlebih terjadi di kaki. Hindari kopi, teh, atau soft drink yang mengandung cokelat. Bersihkan kulit setiap malam dan pagi. Penderita juga bisa menggunakan pelembut dan pelembap kulit. Pakailah parfum yang memiliki kandungan antiperspiran. Gunakan sepatu dan kaus kaki dari bahan alami, seperti kulit, katun, atau wool. Cara yang terakhir, lepaskan sandal atau sepatu Anda dan cobalah melakukan relaksasi sejenak.

Semoga ulasan Cara Mengatasi Keringat Berlebih ini bermanfaat buat sobat pembaca burangir.com

Artikel Kesehatan - Cara Mengatasi Keringat Berlebih, is Posted Under Tags: , , By burangir | 4.5

Leave a Reply

Leave a Response