Mengatasi Rambut Rontok
Sebenarnya penderita rambut rontok tidak perlu melakukan terapi karena bisa sembuh dengan sendirinya. Namun dokter dapat memberikan terapi yang tepat sesuai dengan indikasi pasien.

Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Rontok

By On Saturday, August 19th, 2017 Categories : LifeStyle

Mengatasi Rambut Rontok – Rambut rontok adalah proses terjadinya pelepasan atau hilangnya rambut pada tubuh yang sifatnya tersebar dan sementara. Rambut rontok yang akan kita bahas kali ini meliputi effluvium telogen dan effluvium anagen.

Effluvium telogen adalah ketidaknormalan siklus rambut atau proses reaktif yang diakibatkan oleh stres metabolik, stres hormonal, atau bisa juga diakibatkan penggunaan obat-obatan yang membuat hilangnya rambut gada putih dalam fase telogen, namun akan sembuh dengan spontan dalam waktu enam bulan (batang rambutnya normal). Effluvium telogen sering kali terjadi tanpa mengenal usia, bahkan bisa juga terjadi pada bayi di bulan-bulan pertama kelahirannya.

Sedangkan effluvium anagen adalah hilangnya rambut anagen yang disebabkan efek toksis akut pada folikel rambut (batang rambutnya sempit atau patah). Effluvium anagen sering kali terjadi pada penderita kanker yang menjalani kemoterapi.

BACA JUGA :
Tips Mengatasi Rambut Rontok Untuk Wanita
Kebiasaan Buruk Ini Perlu Dihindari Untuk Kesehatan Rambut
Khasiat Teh Hitam Untuk Kesehatan Rambut

Penyebab Rambut Rontok

Apa penyebab rambut rontok? Rambut rontok effluvium telogen disebabkan beberapa hal, diantaranya perubahan hormon (seperti hipotiroidisme, penghentian obat yang memiliki kandungan estrogen, saat kehamilan dan setelah melahirkan), penyakit atau kondisi akut (seperti infeksi berat, luka berat, operasi besar, dan demam), stres (seperti fisik, psikis, emosional, dan fisiologis, yang bisa mempengaruhi hormon dan neurotransmiter), perubahan diet (seperti kekurangan zat besi kronis dan protein), logam berat (seperti selenium, arsen, thallium, dan merkuri.

mengatasi-rambut-rontokSubstansi P berpengaruh terhadap folikel rambut manusia in vitro), paparan sinar matahari, penyakit menahun (seperti penyakit ginjal stadium akhir, penyakit hati, atau sistemik lupus eritematosus), defisiensi “trace element” (berkurangnya kadar serum ferritin, seng, tembaga, dan besi), penyakit kulit tipe dermatitis kontak alergi yang menyerang kulit kepala dan anemia defisiensi besi yang parah, serta obat-obatan (seperti koumarin dan heparin).

Sedangkan rambut rontok effluvium anagen juga disebabkan beberapa hal, diantaranya terkena zat kimia (thallium, arsen, dan boron), kemoterapi atau zat yang digunakan untuk mengobati kanker, penyakit kulit, dan beberapa penyebab lain (seperti pestisida, radiasi, penyakit endokrin, luka, atau insektisida).

Gejala Rambut Rontok

Rambut rontok effluvium telogen dapat menyerang rambut di seluruh bagian tubuh, tapi biasanya rambut rontok jenis ini terjadi di kepala, kurang disadari atau diperhatikan, utamanya bagi kaum pria yang rambutnya pendek. Gejala rambut rontok effluvium telogen bisa terjadi dalam jangka waktu 2 hingga 4 bulan.

Sedangkan gejala rambut rontok effluvium anagen biasanya dimulai 7 hingga 14 hari setelah melakukan kemoterapi. Bahkan penderita dapat kehilangan 90% rambutnya dalam beberapa minggu saja.

Cara Mengatasi Rambut Rontok

Sebenarnya penderita rambut rontok tidak perlu melakukan terapi karena bisa sembuh dengan sendirinya. Namun dokter dapat memberikan terapi yang tepat sesuai dengan indikasi pasien.

Dengan berbagai pertimbangan dan kondisi tertentu, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan, sistemik (vitamin D, vitamin H, vitamin B6, atau vitamin B12), ataupun tindakan bedah (reduksi kulit kepala, flap, dan transplantasi rambut).

Khusus untuk cara mengatasi rambut rontok effluvium telogen, penderita tidak perlu khawatir nantinya akan menjadi botak karena kondisi tersebut dapat sembuh dengan sendirinya (rambut akan tumbuh 1 sentimeter setiap bulannya). Namun jika ingin lebih cepat tumbuh, dokter dapat merekomendasikan multivitamin bagi pasien.

Konsumsi obat-obatan pun tidak boleh sembarangan dan harus disesuaikan dengan penyebab rambut rontok. Misalnya saja dokter akan memberi zat besi jika rambut pasien rontok karena anemia defisiensi besi.

Cara Mencegah RambutRontok

Ada sejumlah cara mencegah rambut rontok, diantaranya dengan melakukan diet alfatokoferol untuk memicu pertumbuhan rambut, selalu merawat rambut dengan lembut dan teratur, mempertahankan kadar besi, seng, dan tembaga dalam tubuh agar tetap ideal, serta tambahkan conditioner ketika mencuci rambut untuk mengurangi jumlah rambut yang rontok saat menyisir.

Semoga ulasan Tips Cara Mengatasi Rambut Rontok ini bermanfaat buat sobat burangir.com

Artikel LifeStyle - Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Rontok, is Posted Under Tags: , By burangir | 4.5

Leave a Reply

Leave a Response